Kamis, 03 Juli 2014

TARI ZAPIN

Pengertian Tarian Zapin
Tarian Zapin merupakan salah satu dari pada berbagai jenis tarian Melayu yang masih ada hingga sekarang. Tarian Zapin berasal dari perkataan Arab yaitu “Zaffan” yang artinya penari dan “Al-Zapin” yang artinya gerak kaki. Tarian ini diilhamkan oleh peranakan Arab dan diketahui berasal dari Yaman. Mengikuti sejarah Tarian Zapin, pada mulanya tarian ini adalah sebagai tarian hiburan di istana. Setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang Arab pada awal abad ke-16, Tarian Zapin ini kemudiannya merebak ke negeri-negeri sekitar Johor seperti di Riau, Singapura, Sarawak dan Brunei Darusalam. Tarian Zapin diperkenalkan di Pekanbaru oleh seorang songkok yang berasal dari Sumatra yang bernama Adam sekitar tahun 1930-an. Namun tarian ini sangat popular di Pekanbaru pada tahun 1950-an dan 1960-an terutama di kampung Tanjung Gemuk dan kampung Lamir.

Teknik Persembahan Tarian Zapin

Sebagai sebuah tarian persembahan, Tarian Zapin terbagi kepada 3 peringkat:
Peringkat ke-1: Pemukaan atau pembuka tari
Peringkat ke-2: Pecahan atau gerak serta lenggang tari
Peringkat ke-3: Penutup tarian
Tarian Zapin menumpukan pada langkahan dengan posisi kaki selalu tertutup dan tidak merendah. Kebanyakan posisi badan selalu bergerak seperti ombak mengalun. Posisi tangan tidak diperlihatkan secara jelas, tangan kanan maupun tangan kiri berada dibawah bahu. Biasanya lagu yang dinyanyikan dalam Tarian Zapin berunsur keagamaan, kata-kata nasihat, pujian kepada kebesaran agama dan kesempurnaan Budi Pekerti.

Pakaian Didalam Tarian Zapin
Sungguhpun Tarian Zapin mempunyai pengaruh Arab-Parsi, tetapi dari segi pakaian penari-penari memakai pakaian Melayu selengkapnya yaitu bagi laki-laki berkain samping, memakai baju teluk belanga, cekak musang, memakai kain sarung tenunan siak, dan bersongkok sedangkan wanita memakai kurung, kain sarong, kebaya panjang, hiasan kembang goyang untuk sanggul, gelang atau dukuh.

Alat Musik Pengiring Tarian Zapin
Alat musik utama yang digunakan untuk mengiringi Tarian Zapin adalah gambus, rebana, gendang dan marwas tetapi, untuk Zapin Arab hanya menggunakan alat musik berupa Marwas dan Gambus. Petikan gambus untuk membawakan lagu sedangkan rentak gendang / rebana menentukan retak dan pecahan tari. Lagu-lagu pengiring tarian Zapin pertama kali diciptakan oleh Tengku Mansor dan dinyanyikan oleh istrinya Cik Norlia yang berasal dari Singapura. Beberapa lagu yang diciptakannya adalah: Ya Salam, Yale-Yale, Tanjung Serindit, Sri Pekan, Lancang Kuning, Gambus Palembang, dan Lancang Daik. Contoh lagu-lagu pengiring tarian Zapin lainnya adalah: Nasib Lancang Kuning, Pulut Hitam, Bismillah, Sanaah, Saying Sarawak, Lancing Balai, Anak Ayam Patah, Zapin Asli, Gendang Rebana, dll.

Gerak-Gerak Dalam Tarian Zapin
Gerak-gerak dalam Tarian Zapin antara laki-laki dan perempuan adalah sama, yang membedakan hanyalah gerak tangannya saja.

Gerak-gerak dalam Tarian Zapin:
Tahto 1
          Gerak ini bermakna Bermaksud sikap rendah diri dan menghargai. Gerak ini merupakan gerak yang ditampilkan diawal-awal Tarian Zapin. Gerak ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada awal dan akhir Tarian Zapin. Gerak ini dilakukan sebanyak 8 hitungan per 1 kali.
Tahto 2
          Gerak ini bermakna Bermaksud sikap rendah diri dan menghargai. Gerak ini selalu dilakukan setelah gerak Tahto 1. Gerak ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu diawal dan diakhir setelah gerak Tahto1. Gerak ini dilakukan sebanyak 8 hitungan per 1 kali.
Tahto 3
          Gerak ini bermakna Bermaksud sikap rendah diri dan menghargai. Gerak ini selalu dilakukan setelah gerak Tahto 2. Gerak ini dilakukan sebanyak 2 kali juga yaitu diawal dan diakhir setelah gerak Tahto 2. Gerak ini dilakukan sebanyak 8 hitungan per 1 kali.
Bebas
          Gerak ini merupakan gerak yang selalu ditampilkan dalam Tarian Zapin. Gerak ini dilakukan diantara gerak-gerak yang lain, ada yang sebanyak 1 kali maupun sebanyak 2 kali. Gerak ini dilakukan sebanyak 8 hitungan per 1 kali.
Shut
          Gerak ini bermakna Mendahulukan sikap adil dan sabar dengan keseimbangan . Gerak ini dilakukan setelah gerak bebas yang sebelumnya adalah gerak Tahto 3. Gerak ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu Shut maju dan Shut mundur. Gerak ini dilakukan sebanyak 16 hitungan per 1 kali.

Siku Keluang
          Gerak ini bermakna Dinamis kehidupan. Gerak ini dilakukan setelah gerak bebas 2 kali yang sebelumnya adalah gerak Shut maju mundur. Gerak ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu maju dan mundur. Gerak ini dilakukan sebanyak 16 hitungan per 1 kali.
Mata Angin
          Gerak ini dilakukan setelah gerak bebas 1 kali yang sebelumnya adalah gerak Siku Keluang maju mundur. Gerak ini dilakukan sebanyak 1 kali. Gerak ini dilakukan sebanyak 16 hitungan.
Titik Batang
          Gerak ini bermakna Bahwa keteguhan hati dan keterampilan dalam menghadapin cobaan. Gerak ini dilakukan setelah gerak bebas 2 kali yang sebelumnya adalah gerak Mata Angin. Gerak ini Dilakukan sebanyak 2 kali yaitu maju dan mundur dimana diantara gerak Titik Batang maju dan mundur itu terdapat 1 kali gerak bebas yang memisahkan gerak itu. Gerak ini dilakukan sebanyak 16 hitungan per 1 kali.
Pusing Tengah
          Gerak ini bermakna Kepedulian terhadap lingkungannya. Gerak ini dilakukan setelah gerak bebas 2 kali yang sebelumnya adalah gerak Titik Batang maju mundur. Gerak ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu maju dan mundur. Gerak ini dilakukan sebanyak 8 hitungan per 1 kali

                   http://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Zapin
                   http://tarianzapin.wordpress.com/sejarah/



SUKU BAWEAN

Suku Bawean merupakan satu kelompok kecil masyarakat Melayu yang berasal dari Pulau Bawean. Letak pulaunya berada di Laut Jawa antara dua pulau besar, yaitu Pulau Kalimantan di utara dan Pulau Jawa di selatan. Pulau Bawean terletak sekitar 80 mil ke arah utara Surabaya, dan masuk kabupaten Gresik. Pulau ini terdiri atas dua kecamatan, yaitu kecamatan Sangkapura dan kecamatan Tambak. Masyarakat Melayu Malaka dan Malaysia lebih mengenal dengan sebutan Boyan dari pada Bawean. Dalam pandangan mereka, Boyan berarti sopir dan tukang kebun karena profesi sebagian masyarakat asal Bawean adalah bekerja di kebun atau sebagai sopir.
Sulit untuk menentukan waktu yang tepat kedatangan orang-orang Bawean ke Malaka karena tidak ada bukti, catatan resmi dan dokumentasi sejarah mengenai kedatangannya. Tetapi terdapat berbagai pendapat mengenai kedatangan mereka ke Malaka. Pendapat pertama mengatakan, bahwa ada orang yang bernama Tok Ayar datang ke Malaka pada tahun 1819. Pendapat yang kedua mengatakan bahwa orang Bawean datang pada tahun 1824, kira-kira semasa penjajahan Inggris di Malaka. Pendapat yang ketiga mengatakan orang Bawean sudah ada di Malaka sebelum tahun 1900 dan pada tahun itu sudah banyak orang Bawean di Malaka.
Secara etimologi, kata Bawean berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti ada sinar matahari. Menurut legenda, sekitar tahun 1350, sekelompok pelaut dari Kerajaan Majapahit terjebak badai di Laut Jawa dan akhirnya terdampar di Pulau Bawean pada saat matahari terbit. Kitab Negarakertagama menyebutkan bahwa pulau ini bernama Buwun.
Mayoritas masyarakat Bawean menganut agama Islam. Sementara yang menganut agama non-Islam kebanyakan pendatang di pulau tersebut. Agama Islam masuk ke Bawean awal abad ke-16, dibawa oleh Maulana Umar Mas'ud. Makamnya hingga kini merupakan tujuan peziarah lokal maupun dari luar Bawean. Makam Umar Mas'ud berada di wilayah Sangkapura yang terletak di pantai selatan pulau tersebut. Sedang di pantai utara, tepatnya di desa Diponggo ada kuburan seorang ulama wanita penyebar Islam di daerah itu, namanya Waliyah Zainab, terletak di atas dataran tinggi.
Masyarakat Bawean umumnya tinggal di kota atau daerah yang dekat dengan kota, seperti di Kampung Mata Kuching, Klebang Besar, Limbongan, Tengkera dan kawasan sekitar Rumah Sakit Umum Malaka. Orang-orang Bawean jarang tinggal di kawasan-kawasan yang jauh dari kota. Jumlah orang Bawean yang terdapat di Malaka diperkirakan tidak melebihi 100 ribu orang. Sementara orang Bawean yang tinggal di luar pulau Bawean dan luar negeri lebih dari 100 ribu orang.
Selain di Malaka, orang Bawean juga tersebar di Lembah Klang, seperti di kawasan Ampang, Gombak, Balakong dan juga Shah Alam. Mereka membeli tanah dan membangun rumah secara berkelompok. Di Gelugor, Pulau Pinang terdapat sekurang-kurangnya dua keluarga besar orang Bawean. Mereka menggunakan bahasa Melayu dialek Pulau Pinang untuk bertutur dengan orang bukan Bawean.
Anak-anak mereka yang lahir di Malaysia telah menjadi warga negaraMalaysia. Perantau-perantau yang datang dari tahun 90-an ada yang telah menerima status penduduk tetap. Orang Bawean terkenal dengan keahlian membuat bangunan dan rumah.
Penduduk Bawean kebanyakan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan atau petani. Hasil pertanian diantaranya padi, jagung, ubi dan sayur-sayuran. Kelapa juga banyak ditemukan di sekeliling perkampungan mereka. Pulau kediaman suku Bawean ini juga terkenal sebagai penghasil marmer, dan para perempuan Bawean sangat terampil dengan kerajinan tangan unik dari daun pandan. Selain itu juga masyarakat Bawean ada yang menjadi TKI di Malaysia dan Singapura.      
Suku Bawean menggunakan bahasa Bawean dalam komunikasinya. Bahasa ini memiliki kemiripan dengan bahasa Madura. Meskipun mirip, tapi adat dan budaya mereka sangat berbeda. Orang Bawean juga tidak mau disebut sebagai orang Madura karena perbedaan tersebut. Bahasa Bawean ditengarai sebagai kreolisasi bahasa Madura karena kata-kata dasarnya yang berasal dari bahasa ini.
Adapun kebudayaan dan kesenian yang dimiliki suku Bawean, yaitu kercengan, cukur cambul, pencak Bawean, dikker, dan mandiling. Kercengan biasanya dipersembahkan sewaktu acara Perkawinan. Masyarakat Madura menyebut nama kercengan dengan Hadrah. Penari berbaris sebaris atau dua baris. Pemain kompang dan penyanyi duduk di barisan belakang. Lagu-lagu yang dimainkan adalah lagu-lagu salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Pemain kercengan terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Kedua adalah cukur jambul merupakan acara bercukur jambul bagi bayi yang telah genap usianya 40 hari. Adat ini sama seperti adat orang Melayu dan Jawa. Bacaan berzanji bersama paluan kompang merayakan bayi yang akan dicukur kepalanya. Ada lagi pencak Bawean, yang sering ditampilkan dalam acara hari besar seperti hari kemerdekan 17 Agustus maupun acara perkawinan orang bawean. Pencak Bawean mengutamakan keindahan langkah dengan memainkan pedang yang panjang.
Selanjutnya adalah Dikker, yaitu alunan puji-pujian dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW disertai dengan permainan terbang. Adapun Mandiling adalah sejenis tari-tarian disertai dengan pantun.
                        http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Bawean


Jumat, 06 Desember 2013

Java di android

Install Aplikasi Java di Android Aplikasi java banyak di gunakan
pada ponsel berbeda dengan
ponsel OS yang menggunakan extension
aplikasi sendiri contoh android .apk
Berawal dari keinginan mencoba instal
aplikasi java pada android, ternyata aplikasi
java biasa di instal pada android dengan
menggunakan aplikasi compiler java App Runner.
Sebelum menginstal aplikasi java pastikan di
konservisi dulu ke .apk, untuk meng-konversi
aplikasi java biasa di lakukan disini,
gunakan satu opsi untuk pilihan file sumber
anda contoh jika mempunya file .jar maka
pilih opsi Choose the jar file to upload, Untuk
advance parameter nya sesuaikan dengan
ponsel kemudian klik Get Apk tunggu
beberapa saat hasil konversi .apk
Seteleh berhasil di download aplikasi java
hasil konversi ke .apk siap di jalankan
Sekian tentang Install Aplikasi Java di
Android (Konversi jar ke apk)
Sekian dari saya semoga bermanfaat

Senin, 02 Desember 2013

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

PLN telah “berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan
kualitas kehidupan masyarakat, mengupayakan tenaga listrik menjadi
pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang
berwawasan lingkungan”, PLN bertekad menyelaraskan pengembangan ketiga aspek
dalam penyediaan listrik, yaitu ekonomi,
sosial dan lingkungan. Untuk itu, PLN mengembangkan Program Corporate Social

Responsibility (CSR) sebagai wujud nyata
dari Tanggungjawab Sosial Perusahaan. Wewenang dan tanggung jawab Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT PLN (Persero), mencakup di antaranya:
Menyusun dan melaksanakan kebijakan pemberdayaan masyarakat di lingkungan
perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan CSR dengan
lingkup kegiatan Community relation, Community Services, Community Empowering dan Pelestarian alam.
Menyusun dan melaksanakan program kepedulian sosial perusahaan.
Menyusun dan melaksanakan program kemitraan sosial dan bina UKM dan peningkatan citra perusahaan.
Memastikan tersedianya dan terlaksananya program pelestarian alam termasuk penghijauan dan upaya pengembangan citra
perusahaan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance.

PELAKSANAAN PROGRAM


PERLINDUNGAN TERHADAP PELANGGAN
Dalam kondisi keterbatasan keuangan, PT PLN (Persero) tetap berupaya memberikan perlindungan terhadap Pelanggan dengan melaksanakan prioritas layanan kepada masyarakat. PT PLN (Persero) selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan listrik calon pelanggan mulai dari kelas rumah tangga, usaha atau bisnis,industri dan umum.

Peningkatan kualitas layanan yang dimaksud, antara lain:
  • Peningkatan mutu produk berupa keandalan pasokan listrik, tegangan dan frekuensi listrik sesuai dengan standar yang ditetapkan termasuk kecukupan pasokan listrik.
  • Peningkatan akurasi pencatatan meter pemakaian listrik kWh, kVARh.
  • Peningkatan mutu layanan di mana seluruh jajaran karyawan PT PLN (Persero) memperlakukan pelanggan sebagai mitra bisnis.

Program Kemitraan BUMN dengan Usaha kecil dan Bina Lingkungan
Meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperluas lapangan kerja dengan mengimplementasikan praktik GCG guna memposisikan perusahaan yangmemiliki makna keberadaan di masyarakat (lingkungan) yang pada akhirnya dapat meningkatkan citraperusahaan.
Tujuan Pelaksanaan Program Bina Lingkungan (PBL)/ program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (P3L):
  1. Untuk meningkatkan citra PT PLN (Persero) dan untuk mendapatkan dukungan keberadaan PLN.
  2. Untuk meningkatkan kesejahteraan serta melakukan penyuluhan agar masyarakat sekitar instalasi PLN ikut mengamankan dan merasa memiliki instalasi tersebut.


PROGRAM KEMITRAAN (PK)
Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil selanjutnya disebut PK adalah Program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. Adapun dana PK bersumber dari:
  1. Penyisihan laba setelah pajak sebesar 1% sampai dengan 3%.
  2. Hasil bunga pinjaman, bunga deposito dan atau jasa giro dari dana Program Kemitraan setelah dikurangi beban operasional.
  3. Pelimpahan dana Program Kemitraan dari BUMN lain, jika ada.
Program Kemitraan merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
dari PT PLN (Persero) terhadap Mitra Binaan/Masyarakat berupa penyediaan tenaga listrik di area sekitar kegiatan Perusahaan serta mempunyai obyek Mitra Binaan yaitu Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UKM).

Pada tahun 2008, jumlah mitra binaan adalah 26.775 dengan total penyaluran sebesar Rp 227.113.034.078


PROGRAM BINA LINGKUNGAN
Diberikan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah usaha PLN dalam bentuk kegiatan berupa Community Relation, Community Service, Community Empowerment serta bantuan pelestarian alam.
Jenis kegiatan program bina lingkungan adalah sebagai berikut:
  1. Community Relations: adalah kegiatan-kegiatan menyangkut pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada Para Pihak yang terkait (pemangku kepentingan)
  2. Community Services : adalah program bantuan yang diberikan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum.

Dana Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan untuk tahun 2008 sebesar Rp 45.000.000.000,-


LINGKUNGAN HIDUP
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya PT PLN (Persero) selalu berusaha untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup.
Program kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan PLN di bidang lingkungan hidup, antara lain:
  • Melaksanakan kebijakan umum perusahaan bidang lingkungan hidup.
  • Mengikuti program peduli lingkungan global/pelaksanaan Clean Development Mechanism (CDM).
  • Melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

Sebanyak 34 unit PLN tersebar diseluruh Indonesia telah mendapat sertifikat ISO 14001 dan sebanyak 12 Unit telah mendapat sertifikat Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3).

SUMBER : http://www.pln.co.id/?p=125

Minggu, 10 November 2013

Pengaruh internet

Pada masa kini internet sangat mudah sekali untuk di akses. Tidak hanya terbatas kalangan tertentu tp sluruh kalangan dapat dengan mudah mengakses internet. Ada banyak sekali fungsi internet untuk setiap orang,terlebih lagi untuk seorang pelajar. Mereka dapat dengan mudah mencari informasi untuk kebutuhan yang mereka butuhkan. Jadi ada banyak sekali sebenarnya dampak dari internet,tergantung siapa yang menggunakanya. Baik dampak positif atau pun negative semua itu tergantung dengan yang menggunakanya. Jadi penting untuk ada pengawasan agar nantinya tidak ada penyalahan penggunaan internet terutama di kalangan anak-anak.

Dampak Positif :
1. Internet sebagai media komunikasi :
Kita dpt dgn mudah berinteraksi,berkomunikasi.
2. Media pertukaran data :
dengan menggunakan email, newsgroup,
ftp dan www (world wide web : jaringan
situs-situs web) para pengguna internet
di seluruh dunia dapat saling bertukar
informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi atau
data :
perkembangan internet yang pesat,
menjadikan www sebagai salah satu
sumber informasi yang penting dan
akurat.
4. Kemudahan memperoleh informasi :
kemudahan untuk memperoleh informasi
yang ada di internet banyak membantu
manusia sehingga manusia tahu apa saja
yang terjadi. Selain itu internet juga bisa
digunakan sebagai lahan informasi untuk
bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-
lain.
6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis
dalam bidang perdagangan :
Dengan kemudahan ini, membuat kita
tidak perlu pergi menuju ke tempat
penawaran/penjualan karena dapat di
lakukan lewat internet.

Minggu, 03 November 2013

MASALAH SOSIAL BANYAK TERJADI DI MASYARAKAT





Tidak dapat lagi di pungkiri lagi bahwa banyak sekali masalah sosial yang terjadi di negri kita ini karna kurangnya penanganan yang harusnya dapat dilakukan oleh orang yang seharusnya dapat menangani berbagai masalah yang terjadi tersebut. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini , kita akan membahas beberapa masalah penting yang sudah sangat sering kita temui di tengah masyarakat. Ada beberapa contoh masalah sosial di masyarakat antaranya adalah sebagai berikut:
 
Penggunaan Narkoba
sekarang ini entah kenapa banyak orang yang gemar mengonsumsi narkoba dari zaman ke zaman bukanya semakin berkurang tetapi semakin bertambah, padahal sudah terbukti obat terlarang tersebut dapat menghancurkan si penggunanya secara perlahan. Di sinilah peran kita untuk mencegah kita harus dapat saling mengingatan apabila sesama teman dekat kita melakukan kegiatan yang terlarang itu.

Pencurian
Rendahnya pendidikan mengakibatkan banyak orang menghalalkan segala cara untuk dapat mendapatkan uang salah satunya dengan mencuri. Hal ini harus di tangani dengan mengadakan lapangan kerja untuk dapat mengurangi hal-hal semacam tersebut terjadi.

Pergaulan bebas
Saat ini banyak remaja yang salah pergaulan, pentingnya peran keluarga dalam mendidik dan menanamkan iman yang dapat mencegah hal yang seperti ini terjadi. Dengan adanya perhatian dari keluarga dan iman yang dimilikinya maka kita aka sadar dan dapat membedakan perbuatan apa yang selayaknya kita lakukan dan tidak lakukan.

Anak jalanan
Anak jalanan,banyaknya anak jalanan taklain disebabkan karna kurangnya ekonomi dan pendidikan yang di dapat oleh anak tersebut. Hal ini memang harus kita perhatikan karna sulitnya mendapat pendidikan dan ekonomi yang cukup rendah akan mengakibatkan banyak anak yang memilih mengamen atau mengemis ketimbang sekolah karna hal itu akan lebih menguntungkan mereka. Dan kurangnya perhatian dari pemerintah untuk memberikan. pendidikan yang terjangkau untuk anak jalanan ataupun penampungan khusus mereka agar mereka tidak melakukan hal yang serupa.

Sekian dari saya tentang masalah-masalah apa saja yang ada di masyarakat.

USAHA MELESTARIKAN LINGKUNGAN




                 Kali ini kita akan membahas usaha apa saja yang perlu kita lakukan dalam melestarikan lingkungan. Usaha –usaha yang perlu kita lakukan pertama dari diri sendiri,jika bukan kita yang memulai,dan jika bukan dari kemauan kita maka percuma saja,semua harus di awali dari sendiri.Oleh sebab itu  kita harus mengetahui usaha usaha apa saja yang perlu kita lakukan dalam melestarikan lingkungan. Dalam hal ini, usaha pelestarian lingkungan hidup tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat. 


                Hal pertama yang dapat kita lakukan adalah dari lingkungan sekitar kita,kita harus menanamkan pada diri kita tentang membuang sampah pada tempatnya. Hanya dengan tekad sekecil itu kita sudah dapat menjaga lingkungan kita bersih dari sampah-sampah yang akan berserekan di lingkungan kita. Dan terhindar dari berbagai penyakit yang dapat di timbulkanya.

                Yang kedua kita dapat melakukan penghijauan di pekarangan sekitar rumah kita. Lita dapat menanami sekitar pekarangan rumah kita dsengan berbagai tanaman yang dapat berguna bagi kita sekaligus melestarikan lingkungan. 

                Yang ketiga adalah di lingkungan tempat biasa kita beraktivitas seperti sekolah. Jika kita biasa membuang sampah di sekolah maka hal itu tidak akan menjadi hal yang asing lagi bagi lingkungan di sekitar kita. Jika kita biasa membuang sampah di tempatnya maka teman-teman kita akan melihat hal itu dan akan akan melakukan hal yang sama dengan apa yang biasa kita lakukan.

                Yang keempat kita harus mengubah pola hidup kita yang misalnya tadinya kurang memperhatikan lingkungan dan tidak memprdulikan lingkungan menjadi lebih sehat dan hemat dalam memanfaatkan energi. Seperti kita harus mengggunakan air seperlunya,mematikan berbagai alat elektronik yang tidak di perlukan.

                Sekian dari saya  tentang usaha-usaha yang dapat melestarikan lingkungan kita,semua berawal dari hal kecil dan dari diri kita sendiri,beranikan diri untuk dapat mengawalinya.